Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific
Berita  

Duel di Sukabumi Sepanjang 2025: Deretan Kasus Kekerasan Pelajar hingga Insiden Maut

Skintific

Sukabumi – Duel di Sukabumi sepanjang tahun 2025 menjadi rangkaian peristiwa yang menyedot perhatian masyarakat. Berbagai insiden kekerasan terjadi di sejumlah kecamatan, mulai dari perkelahian pelajar, duel massal, hingga bentrokan yang menelan korban jiwa. Catatan ini menunjukkan betapa seriusnya persoalan sosial yang melibatkan remaja maupun orang dewasa di wilayah tersebut.

Baca Juga: Apresiasi Komisi II DPR RI untuk Pemkot Sukabumi dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Skintific

Awal tahun 2025, Palabuhanratu dikejutkan oleh duel berdarah antara dua pelajar SMP. Seorang pelajar berinisial R mengalami luka bacok di bagian wajah setelah terlibat adu sajam di Jalan Patuguran pada 11 Januari 2025. Insiden ini langsung memicu kekhawatiran para orang tua.

Kaleidoskop Tawuran di Sukabumi 2025: Lapdek, Perang Sarung hingga Ribut di  Otista - Sukabumi update

Tidak lama kemudian, duel massal pelajar kembali muncul di Ujunggenteng, Ciracap. Dua kelompok pelajar dari tiga sekolah saling berhadapan di Kebun Pasir Angin hingga rekamannya viral di media sosial. Fenomena ini berlanjut di Pantai Karangsari, Palabuhanratu, ketika dua kelompok MTs saling menantang melalui media sosial dan kemudian bentrok di pantai.

Kekerasan antar pelajar juga terjadi di Kota Sukabumi ketika dua siswi SD terlibat perkelahian akibat saling ejek. Video berdurasi 58 detik itu menyebar luas dan menimbulkan keprihatinan publik. Peristiwa serupa muncul lagi ketika dua pelajar SMP di Parungseah saling bacok setelah membuat janji bertemu melalui Instagram.

Kasus duel di Sukabumi tidak hanya melibatkan pelajar. Seorang preman bernama Samson tewas setelah terlibat pertikaian dan kemudian menjadi sasaran kemarahan warga. Di Sagaranten, dua petani lansia justru bentrok di area persawahan hingga salah satunya meninggal setelah tiga hari menjalani perawatan.

Menjelang akhir tahun, warga Pajampangan kembali digegerkan oleh dua video duel pelajar SMP di Surade. Enam pelajar dari tiga sekolah terlibat dalam perkelahian di jalan desa yang jauh dari permukiman.

Rangkaian kasus ini menunjukkan perlunya perhatian serius dari keluarga, sekolah, dan pemerintah. Upaya pencegahan dan pembinaan harus berjalan lebih kuat agar kekerasan serupa tidak terus berulang.

Skintific