Granat Berusia Seabad Peninggalan Perang Dunia Diledakkan Polisi di Bangka Belitung
Koran Sukabumi — Granat Berusia Sebuah granat tua yang diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun dan merupakan peninggalan Perang Dunia ditemukan warga dan langsung ditangani tim penjinak bahan peledak (Jihandak) Polri. Granat tersebut akhirnya berhasil diledakkan secara terkendali di kawasan aman, setelah dinyatakan masih memiliki potensi ledakan aktif meski terlihat sangat usang.
Granat itu disebut sebagai buatan Inggris dari era awal abad ke-20, yang kemungkinan besar masuk ke wilayah Bangka Belitung melalui aktivitas militer atau kapal dagang yang melintasi jalur laut internasional pada masa perang.
Ditemukan Warga Saat Membersihkan Lahan
Granat tersebut pertama kali ditemukan seorang warga saat sedang membersihkan lahan di area kebun. Benda berkarat berbentuk oval itu semula disangka batu, namun bentuk tuas dan pin pemicu membuat warga curiga.
Setelah dilaporkan ke polisi, tim Jihandak segera turun ke lokasi untuk memastikan kondisi granat.
Meski usianya sangat tua, material peledaknya belum sepenuhnya mati. Ada risiko tinggi jika dipindahkan sembarangan,” ujar salah satu anggota Jihandak yang bertugas.
Baca Juga: Bencana Sukabumi akibat hujan deras meluas
Peledakan Terencana di Lokasi Aman
Karena kondisi granat yang rapuh namun masih berbahaya, polisi memutuskan untuk melakukan destroy on site, yaitu peledakan terkendali. Langkah ini diambil demi menghindari potensi ledakan spontan jika granat tetap dipindahkan.
Prosedur dilakukan dengan:
Menutup area radius 200 meter
Mengamankan akses warga
Melapisi granat dengan pasir khusus untuk mengurangi tekanan
Melakukan peledakan secara terkendali
Ledakan terdengar cukup keras meski granat sudah berusia seabad, menunjukkan bahwa isian bahan peledaknya masih aktif.
Jejak Sejarah: Bagaimana Granat Inggris Bisa Ada di Babel?
Sejarawan lokal menduga bahwa keberadaan granat ini berkaitan dengan:
Rute perdagangan timah Bangka-Belitung yang pada masa kolonial sering disinggahi kapal Eropa
Bangkai kapal perang dan kapal dagang yang karam pada era Perang Dunia
Pergerakan pasukan Sekutu yang pernah melintas di perairan barat Indonesia
Granat yang ditemukan merupakan tipe yang pernah digunakan dalam konflik sejak 1910-an, dikenal sebagai salah satu amunisi utama pasukan Inggris.
Granat Berusia Peringatan untuk Warga
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang ditemukan di tanah, sungai, atau pantai, terutama yang menyerupai:
Tabung logam berkarat
Benda bulat dengan pin pemicu
Logam tebal menyerupai tabung mortir
Sisa-sisa perang bisa bertahan puluhan hingga ratusan tahun. Jangan anggap remeh benda berkarat yang tidak dikenal,” tegas pihak kepolisian.
Penutup
Penemuan granat berusia satu abad ini bukan hanya mengingatkan tentang bahaya laten sisa-sisa perang, tetapi juga membuka kembali fragmen sejarah global yang pernah singgah di Bangka Belitung. Berkat langkah cepat aparat kepolisian, potensi bahaya dapat dieliminasi tanpa korban.





